Tuesday, 22 October 2013

Tanya Jawab Benjolan Di Ketiak

Tanya Jawab Mengenai Benjolan Di Ketiak

Kelainan mendadak pada ketiak, harus segera diwaspadai. bahkan arus melakukan pemeriksaan lanjut pakah itu kelenjar getah bening, atau kah kanker?. semuanya bisa terjadi, untuk mencegahnya anda harus memeriksakan terlebih dahulu baru memberikan penanganan secar dini.
Sepertihalnya tanya jawab mengenai benjolan di ketiak dengan dr.hafidz N.
Dokter, saya mau cerita tentang benjolan yang ada di ketiak sebelah kiri saya. Benjolannya sudah lama udah bertahun-tahun. Sekarang usia saya 24 tahun, saya belum pernah periksa ke mana pun mengenai benjolan ini. Kalo saya raba itu ga sakit dok, tapi kalo saya tekan lumayan agak sakit tapi ga sakit-sakit amat. Dulunya kecil benjolan itu, kemudian agak membesar tapi hanya sedikit membesarnya, kemudian saya minum 1 minuman (kalo ga apa-apa saya sebut jenis minumannya) minuman itu namanya klorofil dari produk K-link. Kurang lebih saya mengonsumsi minuman itu alhamdulillah benjolannya mengecil, namun setelah saya berhenti mengonsumsi minuman itu,  benjolannya kaya membesar lagi gitu lho dok. Saya ga tau apa benjolan ini, apa yag harus saya lakukan dok? Apaah dokter bisa memberi penjelasan mengenai benjolan yang ada pada diri saya sebelum saya periksakan?

Jujur saya belum ada keberanian untuk diperiksa, soalnya saya takut dok akan hasilnya. Saya belum siap, apakah saya harus mengonsumsi minuman itu lagi atau bagaimana?
Saya berharap saran dari dokter, terima kasih dan wassalam…

Dari: Eva Martiana

Jawaban:
Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh

Saudari yang dirahmati Allah Subhanahu wa Ta’ala, terima kasih atas pertanyaan yang Saudari ajukan, semoga sedikit penjelasan dari kami dapat membantu.

Benjolan pada ketiak, jika saat diraba mudah digerakkan, ditekan terasa kenyal/tidak padat, tanpa disertai adanya keluhan di bagian tubuh lain di dekatnya, misalnya di bagian dada yang berdekatan, atau lengan, menurut kami kemungkinan besar adalah salah satu kelenjar getah bening yang mengalami pembesaran. Di daerah ketiak, sama seperti di daerah leher dan beberapa bagian tubuh lainnya, terdapat sekelompok kelenjar getah bening yang berfungsi salah satunya dalam menjaga imunitas tubuh. Kelenjar ini dapat membesar  dan terasa sakit (limfadenitis atau peradangan kelenjar limfa) atau tidak sakit (limfadenopati) jika ada infeksi atau peradangan di daerah sekitarnya, misalnya di bagian kulit sekitarnya, atau jika ada penyakit infeksi yang gejalanya menyerang seluruh tubuh, seperti TBC.

Yang perlu diingat bahwa sebagian besar pembesaran kelenjar getah bening hanyalah gejala, dan bukan penyakit utamanya. Jadi yang perlu diidentifikasi adalah penyakit utamanya. Beberapa penyakit yang dapat menyebabkan pembesaran kelenjar getah bening, antara lain TBC, infeksi toxoplasma, infeksi virus cytomegalovirus, penyakit tularemia, dan kanker payudara (kelenjar terasa keras dan padat). Penyakit tersebutlah yang lebih berdampak pada kesehatan, dibanding pembesaran kelenjar getah bening. Pada beberapa keadaan, pembesaran kelenjar dapat bertahan bahkan setelah penyakit utama sembuh (seluruh tubuh tidak ada keluhan, namun kelenjar tetap membesar).

Kemungkinan lain menurut kami adalah tumor jinak jaringan lemak, atau sumbatan kelenjar keringat bawah ketiak. Namun demikian, kami tetap menyarankan Saudari untuk memeriksakan lebih lanjut kepada dokter wanita yang amanah untuk mendapat diagnosis yang lebih dekat pada kebenaran. Pemeriksaan di awal dewasa ini semakin penting untuk menemukan penyakit-penyakit yang berat (jika ada), pada kondisi awalnya, sehingga bisa ditangani dengan lebih baik.

Mengenai konsumsi suplemen seperti yang Saudari sebutkan, tidak mengapa diteruskan jika memang dirasakan bermanfaat. Dan ada baiknya jika konsumsi tersebut dibarengi dengan pengetahuan Saudari akan kondisi Saudari yang sebenarnya, sehingga penggunaannya lebih tepat guna.
Allahu Ta’ala a’lam

Wassalaamu’alaikum warohmatullahi wabarokaatuh

Friday, 4 October 2013

Mengatasi Munculnya Jerawat Di Punggung

Jerawat di wajah memang menyebalkan dan sangat mengganggu. Tap hal lain yang menyebalkan juga jika tumbuh jerawat di bagian tubuh lain seperti punggung. Tidak sedikit orang yang mengalami keadaan berjerawat di bagian punggung. Kulit yang sensitif dan rawan berjerawat adalah orang yang rentan mengalami masalah ini.
Seperti dilansir dari Our Vanity, ada beberpa tips yang dapat dilakukan untuk mencegah pertumbuh jerawat di punggung ini. Yang paling penting adalah mandi dengan benar. Saat mandi pililah sabun antibakteri untuk mencegah bakteri perkembang di tubuh. Sebaiknya gunakan sabun yang mengandung asam glikolat dan hindari menggunakan sabun yang sangat wangi.
Pilihlah pakaian yang tidak terlalu ketat dengan bahan kain yang nyaman agar tubuh dapat bernafas dan mencegah keringat berlebih di bagian punggung. Mandi setelah beraktivitas dan berolahraga sangat penting untuk membersihkan keringat berlebihan dan menjaga kebersihan. Keringat berlebihan rentan memicu timbulnya jerawat.
Setelah mandi untuk mengatasi masalah jerawat pada punggung ini gunakan lotion yang mengandung benzoil peroksida. Atau gunakan lotion alami yang terbuat dari satu sendok makan minyak zaitun, 1 sdm calendula, 1 sdm minyak almond, dan 1 tetes chamomile campur bahan tersebut dan oleskan ramuan ini pada punggung.
Dan yang terakhir melakukan scrub rutin juga penting untuk mengurangi jerawat tubuh. Scrub ringan dapat membantu mengangkat sel kulit mati, dan meningkatkan pertumbuhan kulit baru serta membuat pori-pori kulit bisa bernafas dan terhindar dari kotoran yang menumpuk dan bisa menyebabkan punggung berjerawat.
Itulan beberapa tips untuk mengatasi masalah jerawat di bagian punggung Dreamers. Bila kulitmu rawan berjerawat penting untuk memperbanyak minum air putih dan banyak mengkonsumsi makanan yang kaya antioksidan dan omega-3. Semoga bermanfaat! (mya)